Angka Kesembuhan Sapi Pengidap PMK di Kabupaten Kediri Meningkat

Tingkat kesembuhan sapi dari penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Kediri menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri hingga akhir Januari 2025, tercatat 128 ekor sapi berhasil sembuh dari total 1.024 kasus yang ada.

Sementara itu, jumlah sapi yang masih sakit sebanyak 864 ekor, dan yang mati akibat PMK sebanyak 28 ekor.

Plt. Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) DKPP, drh. Yuni Ashmawati, mengungkapkan bahwa peningkatan angka kesembuhan ini cukup signifikan dibandingkan sebelumnya.

“Tim kami terus berupaya agar angka kesembuhan sapi yang terpapar PMK semakin meningkat. Hal ini bertujuan agar peternak tidak mengalami kerugian besar akibat wabah ini. Dengan pengobatan yang maksimal, kami optimistis lebih banyak sapi yang bisa diselamatkan,” ujar Yuni.

Ia juga mengimbau para peternak untuk tetap mematuhi aturan yang ditetapkan dan untuk sementara waktu tidak melakukan transaksi jual beli ternak dari luar daerah. Pasalnya, di wilayah sekitar Kabupaten Kediri, kasus PMK masih cukup tinggi.

“Kami terus memantau kesehatan ternak di wilayah Kabupaten Kediri dan mendorong peternak untuk selalu berkonsultasi dengan petugas DKPP agar langkah penanganan lebih optimal,” tambahnya.

Upaya pencegahan dan pengobatan yang dilakukan diharapkan dapat semakin menekan angka kematian sapi akibat PMK serta mempercepat pemulihan bagi ternak yang terpapar.

 

Repost dari Lingkarwilis :  

https://lingkarwilis.com/angka-kesembuhan-sapi-pengidap-pmk-di-kabupaten-kediri-meningkat/