Makan Bergizi Gratis Juga Tingkatkan Kesejahteraan Peternak Indonesia
Jakarta- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas pasangan Prabowo-Gibran diharapkan mampu menggairahkan sektor peternakan di Indonesia. Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Nanang Subendro, optimistis program ini akan mendongkrak kepemilikan hewan ternak di berbagai daerah.
“Dengan program ini, saya yakin meskipun jumlah peternak tidak bertambah signifikan, kepemilikan ternak akan meningkat,” ujar Nanang Subendro dalam acara “Investor Market Today” di IDTV, Senin (16/12/2024).
Saat ini, terdapat lebih dari lima juta peternak sapi dan kerbau di Indonesia dengan kepemilikan rata-rata dua hingga lima ekor. Dengan pelaksanaan makan bergizi gratis, Nanang memperkirakan jumlah kepemilikan ternak akan bertambah, terutama jika pemerintah memberikan insentif berupa kemudahan pembiayaan.
Namun, sejumlah tantangan mengadang, mulai dari keterbatasan lahan hingga regenerasi peternak. Menurut Nanang, banyak lahan peternakan dan pertanian yang beralih fungsi menjadi kawasan industri atau perumahan.
“Ini tantangan besar yang harus kita atasi. Pemerintah perlu menjaga agar fungsi lahan tetap sesuai peruntukannya, seperti yang dilakukan Brazil,” ungkapnya.
Nanang juga menyoroti perbedaan produktivitas lahan antara Indonesia dan Australia. Di Australia, satu hektare lahan mampu menampung dua hingga empat ekor sapi.
Sementara itu, di Indonesia, solusi seperti konfederasi ternak dan pemanfaatan lahan nonproduktif bisa menjadi alternatif.
Selain keterbatasan lahan, minat generasi muda untuk menjadi peternak juga rendah. Sebagian besar peternak saat ini berusia di atas 50 tahun, sehingga regenerasi menjadi hal yang mendesak.
“Lebih dari 56% peternak kita saat ini berusia di atas 50 tahun. Jika mereka pensiun tanpa regenerasi, siapa yang akan melanjutkan usaha ini?” ujarnya.
Diketahui, pemerintah akan meluncurkan program makan bergizi gratis pada 2 Januari 2025, yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Setelah uji coba intensif, program ini telah dipersiapkan dengan matang, meliputi penyediaan bahan baku, distribusi ke sekolah, hingga pengelolaan limbah.
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Satria Wibawa, menegaskan makan bergizi gratis menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan sumber daya manusia unggul. Program ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan gizi dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.
Repost dari Berita Satu: https://www.beritasatu.com/nasional/2860890/makan-bergizi-gratis-juga-tingkatkan-kesejahteraan-peternak-indonesia