PT Frisian Flag Komitmen Investasi 500 Ekor Sapi Perah Di 2025
JAKARTA - PT Frisian Flag Indonesia (FFI) berkomitmen investasi 500 ekor sapi perah di tahun 2025. Komitmen ini merupakan dukungan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang rencananya dimulai Januari tahun depan.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Suganda menyatakan pihaknya terbuka dan akan terus menggandeng berbagai pelaku usaha dalam mendukung program pemerintah, salah satunya MBG. Hal ini ia sampaikan saat menerima kunjungan perwakilan PT FFI sekaligus Komisaris FFI, Hendro Harijogi Poedjono pada Senin (9/12).
Agung menuturkan, pihaknya mengapresiasi rencana FFI yang akan terlibat dalam peningkatan konsumsi susu nasional dan memperkuat ketahanan pangan. Adapun investasi 500 ekor sapi perah ini dilakukan juga untuk meningkatkan populasi sapi perah di Indonesia.
"(Kami) mengapresiasi langkah ini dan mendorong FFI untuk meningkatkan jumlah investasinya guna mempercepat pencapaian swasembada susu di Tanah Air," kata Agung dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/12).
Menurut Agung, kemitraan strategis antara pemerintah dan sektor swasta merupakan hal yang penting. Ia pun berharap agar pelaku usaha seperti PT FFI dapat terus memperkuat kolaborasi dengan para peternak lokal, baik dalam meningkatkan kualitas maupun produktivitas susu nasional.
Dalam waktu dekat, Agung mengaku pihaknya akan memperluas cakupan kemitraan antara pemerintah dan swasta, yakni melalui kunjungan tim Ditjen PKH ke Pujon, Malang. Kunjungan tersebut nantinya akan membahas pembaruan kemitraan, tinjauan lokasi, dan pengecekan infrastruktur peternakan.
"Kami membutuhkan lebih banyak sapi perah untuk memenuhi kebutuhan nasional. Kemitraan yang solid antara pemerintah, industri, dan peternak lokal sangat penting untuk mewujudkan swasembada susu," imbuh Agung.
Lebih lanjut, Komisaris FFI, Hendro Harijogi Poedjono menyampaikan peran aktif pihaknya selama ini dalam membina koperasi susu.
"Pengalaman (kami) di Belanda dengan lebih dari 16 ribu koperasi susu, serta operasional 'sister company' di Pakistan, menjadi modal kuat untuk mendukung pengembangan koperasi susu di Indonesia," ucap Hendro.
Hendro juga mengklaim pihaknya memiliki capaian ekspor produk susu kental manis ke Thailand dan Filipina. Hal ini ia artikan sebagai bukti minat dan kualitas produk susu Indonesia di pasar internasional cukup tinggi.
PT FFI juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah dan berkomitmen untuk terus membantu Ditjen PKH dalam meningkatkan populasi sapi perah serta kualitas produksi susu nasional. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem peternakan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
Dari catatan Validnews, Kementan telah mengakumulasi 112 perusahaan yang telah berkomitmen untuk mengimpor sapi hidup. Perusahaan tersebut terdiri dari 57 perusahaan yang akan mengimpor sapi pedaging dan 55 perusahaan akan mengimpor sapi perah.
Sementara untuk kebutuhan sapi pedaging nasional, rencananya akan diimpor sebanyak 700 ribu ekor, dan api perah sebanyak 1,3 juta ekor.
Repost dari Valid News: https://validnews.id/ekonomi/pt-frisian-flag-komitmen-investasi-ekor-sapi-perah-di