Pupuk Sidomuncul Siap Tingkatkan Produksi Suplemen Ternak

Sidomuncul Pupuk Nusantara menetapkan target ambisius untuk meningkatkan produksi suplemen nutrisi ternak, dengan proyeksi mencapai 1 miliar liter per tahun. Langkah ini seiring dengan upaya perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sektor peternakan. 

CEO PT Sidomuncul Pupuk Nusantara David Hidayat yang juga memimpin PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, mengungkapkan bahwa pabrik pupuk yang mengolah limbah padat dan cair dari proses produksi jamu Sido Muncul akan dipacu untuk memenuhi target pemerintah. Seperti dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat 27 Desember 2024. Produksi pupuk organik cair ini memiliki dua manfaat utama, yaitu untuk pertanian dan nutrisi ternak yang sangat berguna bagi sektor peternakan.

David menjelaskan bahwa ide untuk memanfaatkan limbah industri ini berawal dari kesadaran akan pentingnya menjaga pelestarian lingkungan. Setelah bertahun-tahun melakukan riset, hasilnya kini mulai terlihat. Contohnya, pada industri susu, sapi perah yang diberi suplemen nutrisi Herbafarm dapat menghasilkan susu dengan kandungan bakteri yang jauh lebih rendah, dari 1 juta bakteri menjadi hanya 30 ribu per kandang, sebuah pencapaian yang mendukung peningkatan kualitas susu di Indonesia.

Pemberian suplemen nutrisi Herbafarm ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas susu, tetapi juga berperan dalam memperbaiki kualitas produk peternakan lainnya, seperti daging dan telur. Dalam hal telur puyuh, suplemen ini mampu menurunkan kadar kolesterol hingga di bawah 300, yang sangat bermanfaat bagi industri peternakan.

Keunggulan lain yang ditawarkan Herbafarm adalah peningkatan waktu produksi pada hewan ternak. Misalnya, ayam petelur yang biasanya mengalami penurunan produksi akibat molting, dapat terus bertelur lebih lama jika mengonsumsi suplemen ini, bahkan menghasilkan telur yang lebih besar dan berkualitas tinggi.

David juga berbagi pengalaman menarik dari sebuah desa yang mayoritas penduduknya memelihara sapi. Mengatasi keluhan warga terkait bau kotoran sapi yang mengandung amoniak, Herbafarm secara rutin diberikan, dan hasilnya bau tersebut berkurang drastis, bahkan hampir hilang. Selain itu, populasi lalat di kandang sapi menurun, dan produksi daging sapi meningkat signifikan, hingga 40% lebih banyak pada periode menjelang Idul Adha.

Sebagai bukti efektivitas Herbafarm, David menceritakan eksperimen yang dilakukan dengan empat ekor sapi. Dua ekor diberi nutrisi Herbafarm, sementara dua ekor lainnya tidak. Hasilnya, sapi yang diberi suplemen memiliki berat lebih dari 1 ton, sedangkan sapi yang tidak diberi hanya 600 kilogram, menunjukkan bahwa nutrisi ini memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ternak.

David pun menegaskan bahwa perusahaan siap untuk meningkatkan produksi Herbafarm menjadi 1 miliar liter per tahun, untuk memenuhi kebutuhan nasional peternak. Saat ini, produksi mencapai 30 juta liter per tahun, dan dengan kapasitas yang ada, perusahaan siap meningkatkan jumlah tersebut jika dibutuhkan pemerintah demi keberlanjutan sektor peternakan di Indonesia.

 Tercakup Dalam Indeks Utama

Salah satu saham blue chip di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Industri Jamu dan Farmasi, Sido Muncul Tbk (SIDO), akan melaksanakan pembayaran dividen pada awal November 2024. Untuk memastikan investor tidak terlewat, berikut adalah jadwal pembayaran dividen yang penting.

Saham blue chip dikenal sebagai saham lapis satu yang telah berpengalaman dan biasanya memiliki fundamental yang solid serta kapitalisasi pasar yang besar. Di BEI, saham-saham ini tercakup dalam indeks utama seperti LQ45.

Manajemen SIDO mengumumkan pembagian dividen interim yang telah disetujui oleh dewan komisaris pada 23 Oktober 2024. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 25 Oktober, SIDO akan membagikan dividen interim sebesar Rp540 miliar, yang setara dengan Rp 18 per saham untuk setiap pemegang saham.

Berikut adalah rincian jadwal pembayaran dividen interim SIDO untuk tahun buku 2024:

– Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 4 November 2024

– Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 5 November 2024

– Cum dividen di pasar tunai: 6 November 2024

– Ex dividen di pasar tunai: 7 November 2024

– Tanggal pencatatan: 6 November 2024

– Pembayaran dividen: 20 November 2024

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2024, SIDO mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp608,49 miliar, dengan saldo laba ditahan yang tidak terbatas penggunaannya mencapai Rp994,41 miliar dan total ekuitas sebesar Rp3,47 triliun.

Laporan keuangan per 30 September 2024 menunjukkan bahwa laba bersih SIDO mencapai Rp778,11 miliar, meningkat 32,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan penjualan sebesar 11,24 persen YoY menjadi Rp2,62 triliun, naik dari Rp2,36 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Repost dari Kabarbursa : https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/108881/pupuk-sidomuncul-siap-tingkatkan-produksi-suplemen-ternak