Ratusan Sapi di Tulungagung Sembuh dari PMK, Vaksinasi Terus Ditingkatkan
Sejak Maret 2025, Kabupaten Tulungagung tidak lagi menerima laporan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi. Ratusan sapi yang sebelumnya terpapar kini telah sembuh dan tengah dalam masa pemulihan.
Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani, mengungkapkan bahwa berdasarkan data terakhir, terdapat 177 kasus sapi yang terinfeksi PMK. Dari jumlah tersebut, 10 ekor harus dipotong paksa, tiga ekor meninggal dunia, sementara sisanya berhasil sembuh.
“Mulai Maret 2025 kami sudah tidak menerima laporan adanya temuan kasus PMK baru di Tulungagung, termasuk angka kematian akibat PMK juga tidak bertambah. Saat ini kami nyatakan jika kasus PMK di Tulungagung sudah sangat terkendali,” ujar drh. Tutus Sumaryani, Selasa (11/3/2025).
Menurutnya, tidak adanya temuan kasus baru dipengaruhi oleh rutinnya vaksinasi PMK yang dilakukan oleh petugas pusat kesehatan hewan (Puskeswan) di Tulungagung. Selain itu, kesadaran para peternak dalam menjaga kesehatan ternaknya juga semakin meningkat, termasuk dengan rutin memberikan pengobatan bagi sapi yang sakit.
Tutus menambahkan bahwa faktor cuaca juga turut berperan dalam menurunnya kasus PMK. Saat ini, cuaca di Tulungagung cenderung panas dengan intensitas hujan yang mulai berkurang. Kondisi ini diyakini membuat bakteri penyebab PMK sulit berkembang, sehingga kasusnya menurun.
“Faktor penyebabnya beragam, bisa karena vaksinasi yang kami lakukan, penanganan atau pengobatan mandiri yang dilakukan peternak, menjaga kebersihan kandang, atau juga karena faktor cuaca yang saat ini cenderung panas,” jelasnya.
Terkait vaksinasi, Kabupaten Tulungagung telah menerima sebanyak 48.550 dosis vaksin PMK. Hingga Maret 2025, petugas telah menyuntikkan vaksin kepada 28.500 ekor sapi, atau sekitar 52 persen dari total populasi sapi yang mencapai 159 ribu ekor.
“Bulan Ramadhan ini kegiatan vaksinasi kami agak menurun, tetapi nanti setelah Ramadhan akan dimaksimalkan kembali. Kami vaksinasi mayoritasnya jemput bola,” pungkasnya.
Repost dari Linkar Wilis : https://lingkarwilis.com/ratusan-sapi-di-tulungagung-sembuh-dari-pmk-vaksinasi-terus-ditingkatkan/