Sosialisasi Aman Sehat Utuh dan Halal ASUH Daging Kurban Tahun 2023 di Kabupaten Subang
Subang, 13 Juni 2023 Balai Veteriner Subang berkolaborasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab Subang mengadakan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) bertajuk “Sosialisasi Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH) Tahun 2023” yang digelar di aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab Subang.
BVet Subang diwakili oleh drh. Bagyaningtyas Anggorowati selaku Kasubbag Tata Usaha, beliau menyampaikan beberapa pesan “didasari oleh merebaknya penyakit LSD pada hewan ternak, kami selaku perwakilan pemerintah berkewajiban memberikan sosialisasi mengenai hal ini, yang mana berdampak langsung pada proses ibadah qurban”
Sedangkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan diwakili langsung oleh Kepala Dinas Bambang Suhendar, S.IP., poin penting yang beliau sampaikan adalah “Keamanan pangan asal hewan saat ini perlu mendapat pengawasan lebih dan perlu didasari dengan hasil uji lab yang diuji oleh BVET SUBANG dan disahkan dengan sertifikat kesehatan hewan oleh dinas”
Adapun para narasumber pada kegiatan ini antara lain berasal dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) cabang Subang, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta dari BVET Subang.
Narsum DMI : DR Dadhe Al-Fath M.PD
“Syariat adalah hal penting dalam pemotongan hewan qurban.
Syarat kurban adalah hewan yang diternak seperti kambing, domba, sapi, dan unta selain itu tidak boleh dan hanya boleh diwaktu waktu tertentu.
Ketentuan sapi bisa dikurbankan secara patungan untuk 7 orang sedangkan domba hanya untuk 1 orang.
Fatwa MUI tahun 2022 hewan ternak yang terpapar penyakit PMK dan LSD dapat dikonsumsi dengan catatan-catatan”
Narsum Dinas : Drh. Erlinawati Pasaribu, MM.CHRa
“Kesejahteraan hewan segala urusan yang berhubungan dengan fisik dan mental hewan menurut ukuran perilaku alami hewan yang perlu ditegakkan.”
Narsum BVet Subang : drh Rinto Sukoco, M.Sc
“Beberapa point pemeriksaan Postmortem yang bisa dilakukan adalah : Mengandalkan inspeksi, Dibantu palpasi dan incisi menggunakan beberapa pisau daging, Disediakan disinfektan untuk pisau dan diperlukan waktu sekitar 5 s/d 10 menit”
Diharapkan dengan terselenggaranya acara ini, dapat memberikan ilmu baru bagi para JULEHA baik dari segi syariat agama maupun dari segi kesehatan