Belasan Ekor Sapi Warga di Rejang Lebog Terjangkit PMK

Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menemukan sebanyak 12 ekor ternak sapi milik masyarakat di daerah ini terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Bidang Peternakan Distankan Rejang Lebong, Wenyy Haryanti, Rabu (19/2/2025) membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, saat ini sudah ada 12 ekor ternak sapi milik warga dinyatakan positif terjangkit PMK.

Selain itu, sebanyak 43 ekor sapi masih dinyatakan statusnya suspek. “Untuk memastikannya hewan tersebut terpapar positif PMK masih perlu dilakukan pemeriksaan secara intensif,” ujarnya.

Ternak warga di Rejang Lebong yang terjangkit PMK maupun yang baru berstatus suspek tersebut, katanya diduga berasal dari daerah lain di Provinsi Bengkulu, yang sudah lebih dulu terjangkit wabah PMK.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya, kata Wenny menambahkan, diketahui hewan ternak yang terinfeksi PMK tersebut berasal dari Kabupaten Seluma.

“Hewan ternak yang terinfeksi PMK ini berada di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Curup Tengah dan Curup Timur, di antaranya berada di Kelurahan Talang Rimbo Lama. Kemudian di Desa Air Merah, Kelurahan Air Bang, Kelurahan Talang Ulu serta Desa Kesambe Lama,” terangnya.

Untuk mencegah meluasnya penyebaran PMK baik pada ternak sapi maupun kerbau di wilayah itu, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap ternak yang dinyatakan suspek dan terinfeksi, di mana ternak-ternak ini telah diberikan penanganan serta dilakukan karantina.

Ia mengimbau para peternak yang membeli ternak dari luar daerah agar terlebih dahulu dilakukan karantina, dan dilarang langsung dicampurkan dengan ternak lainnya karena berpotensi menularkan penyakit PMK.

Ternak yang terjangkit PMK dagingnya masih aman untuk dikonsumsi. Namun, untuk bagian jeroan, mulut serta kaki tidak boleh dikonsumsi.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Sarpawi mengatakan, untuk mengatasi wabah PMK di daerah ini pihaknya mendapat bantuan vaksin dari Kementan ratusan ribu dosis.

Vaskin tersebut segera disalurkan ke kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, yang membutuhkan vaksin tersebut guna mengatasi wabah PMK di daerah bersangkutan.

Sedangkan jumlah vaksinasi yang akan diberikan ke kabupaten dan kota di Bengkulu, katanya disesuaikan dengan kebutuhan dan usulan yang disampaikan daerah bersangkutan. “Yang jelas, kita siap menyalurkan vaksin ke daerah guna mengatasi wabah PMK di daerah ini,” ujarnya.

Repost dari Harapan Baru News :  https://harapanbarunews.com/belasan-ekor-sapi-warga-di-rejang-lebog-terjangkit-pmk/