Fakta Anggaran Rp2,8 Miliar: Kawasan Peternakan Cianjur Siap Penuhi Kebutuhan Daging dan Gizi Lokal

Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan kawasan peternakan yang akan dibangun di Kecamatan Campaka mampu memenuhi kebutuhan daging lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat mengatasi ketergantungan pasokan dari luar daerah yang selama ini terjadi.

 

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyatakan bahwa tingkat kebutuhan daging di wilayahnya cukup tinggi setiap bulan, terutama pada hari-hari tertentu. Oleh karena itu, keberadaan kawasan peternakan ini menjadi krusial untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga.

 

Proyek strategis ini juga bertujuan untuk mendukung pemenuhan gizi anak dan ibu hamil, serta menjadi penunjang utama program Makan Bergizi Gratis. Anggaran sebesar Rp2,8 miliar telah disiapkan untuk merealisasikan pembangunan ini.

 

Meningkatkan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Daging di Cianjur

 

Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menekankan pentingnya kawasan peternakan di Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, untuk memenuhi kebutuhan daging ayam dan sapi harian. Selama ini, pasokan daging masih sangat bergantung pada daerah lain, menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan.

 

Dengan adanya produksi daging dari dalam daerah, diharapkan harga dapat lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat. "Harapan kami ketika sudah dibangun kawasan peternakan di Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, kebutuhan daging ayam dan sapi yang tinggi setiap harinya dapat terpenuhi dari dalam karena selama ini masih mengandalkan pasokan dari luar," kata Bupati Ferdian.

 

Stabilitas harga ini krusial, terutama saat hari raya atau momen tertentu ketika harga daging cenderung melambung tinggi. Pemenuhan kebutuhan daging dari kawasan peternakan Cianjur ini akan memastikan masyarakat tetap dapat mengakses protein hewani yang cukup.

 

Detail Anggaran dan Tahap Pembangunan Kawasan Peternakan Cianjur

 

Pemerintah Kabupaten Cianjur telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk pembangunan kawasan peternakan Cianjur ini. Proyek ini dijadwalkan akan dimulai pada Oktober 2025 di Kampung Cikekep, Desa Cidadap, Kecamatan Campaka.

 

Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa tahap awal pembangunan meliputi konstruksi kandang sapi dan ayam. Selain itu, akan dibangun gudang, pos keamanan, serta jalan produksi untuk menunjang operasional.

 

Dari total anggaran tersebut, sudah termasuk pengadaan 25 ekor sapi perah dan 700 ekor ayam buras sebagai bibit awal. Pembangunan konstruksi akan dimulai awal Oktober di atas lahan seluas 12 hektare, yang merupakan milik pemerintah daerah.

 

Tahap pertama pengelolaan akan difokuskan pada lahan seluas 4 hektare, sementara sisa lahan akan dimanfaatkan untuk penanaman hijauan pakan ternak. Ini menunjukkan komitmen Cianjur dalam membangun ekosistem peternakan yang terintegrasi.

 

Dampak Positif untuk Gizi dan Program Makan Bergizi Gratis

 

Keberadaan kawasan peternakan Cianjur tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan daging semata, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan gizi masyarakat. Terutama untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan dan ibu hamil yang membutuhkan asupan protein tinggi.

 

Bupati Ferdian menyoroti pentingnya protein untuk kecerdasan otak anak, sehingga pembangunan peternakan ini menjadi bagian dari upaya pemenuhan gizi. "Pada masa pertumbuhan agar otak anak cerdas perlu protein yang tinggi dan asupan gizi yang cukup, sehingga dibangun kawasan peternakan untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Cianjur," ujarnya.

 

Selain itu, kawasan peternakan ini juga diproyeksikan sebagai penunjang utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah. Dengan pasokan daging yang stabil dan terjangkau dari sumber lokal, program MBG dapat berjalan lebih efektif.

 

Iwan Setiawan menambahkan bahwa target sementara dari proyek ini bukan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan ketahanan pangan sektor peternakan. Hal ini bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan pemenuhan gizi, sejalan dengan visi pemerintah daerah.

 

Repost dari Merdeka.com : https://www.merdeka.com/uang/fakta-anggaran-rp28-miliar-kawasan-peternakan-cianjur-siap-penuhi-kebutuhan-daging-dan-gizi-lokal-471749-mvk.html?page=4