Invetigasi karena adanya laporan 6 ekor sapi dikabupaten Indramayu

minggu 19 Nopember 2023, Tim Balai Veteriner Subang telah melakukan investigasi Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dikabupaten Indramayu terkait adanya kematian misterius 6 ekor sapi

Invetigasi dilakukan karena adanya laporan 6 ekor sapi dikabupaten Indramayu. Tim dari B Vet subang diketuai oleh drh. Ali Rahmawan dengan beranggotakan drh. Rinto Sukoco, M.Sc, Eka Mahpudin, SST dan Angga Eka Laksana, sedangkan Tim dari dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kabupaten Indramayu drh. Septyadi Agung Laksono

Tim Bvet dan dinas sampai dilokasi pada hari minggu 19 Nopember 2023. Berdasarkan informasi dari peternak, sapi mati tanggal 18 November 2023 pagi hari. Sapi diberi makan pakan jerami dan rumput ngarit. Kronologi kasus, pagi harinya diketahui mati empat ekor, disusul pada hari yang sama mati dua ekor lagi. Saat tim bvet Subang sampai dilokasi kondisi 6 ekor sapi yang mati sudah dikuburkan, sehingga tidak bisa dilakukan nekropsi. Tim hanya mengambil beberapa sampel seperti pakan dedak, jerami, tetes tebu, tanah, dan juga feses yang tersisa dikandang. Sampel tersebut selanjutnya akan dilakukan pengujian dilaboratorium Balai Veteriner Subang terkait uji untuk penyakit infeksius dan zoonosis untuk mengetahui kemungkinan penyebab kematian sapi tersebut.