Kasus PMK Melandai, Vaksinasi PMK di Tulungagung Masih Diintensifkan
Meski jumlah kasus terpantau melandai, vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di Tulungagung masih jadi perhatian. Tujuannya untuk memastikan jenis penyakit yang menyerang hewan ternak berkuku belah ini tak kembali merebak.
Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung, Tutus Sumaryani mengungkapkan, kondisi PMK hingga bulan ini terbilang cukup terkendali.
“Laporannya tidak ada. Kemudian dari kasus yang kita total kemarin 170 kasus, itu semua sudah ditangani,” akunya.
Sisanya, lanjut Tutus, hewan ternak yang masih terjangkit PMK dalam kondisi recovery atau pemulihan di masing-masing kandang milik peternak.
Selain disebabkan oleh minimnya lalu lintas ternak selama masa pembatasan pada akhir tahun lalu hingga awal tahun ini, kebijakan untuk meningkatkan vaksinasi juga disebut jadi salah satu alasan turunnya kasus PMK.
“Itu seiring dengan cuaca. Hujan tidak ekstrim. Cuaca panas sehingga virus-cirus melemah. Kita juga giat melakukan vaksinasi PMK,” jelasnya.
Hingga awal bulan ini, ada empat kasus yang masih ditangani oleh dinas. Meski jumlah kasus terbilang aman, dia mengungkapkan bahwa vaksinasi masih perlu didoring untuk memastikan peningkatan kasus tidak kembali terjadi.
“Jadi total vaksin yang kita terima sampai dengan bulan ini semuanya sejumlah 48.550 dosis. Dimana untuk pelaksanaan di lapangan teman-teman seluruh petugas sudah melakukan sampai dengan bulan ini,” ungkapnya.
Capaian vaksinya di bulan ini mencapai sekitar 52 persen dari alokasi dosis vaksin. Tutus menerangkan, kegiatan vaksinasi selama Ramadhan memang cenderung mengalami penurunan.
“Itu sekitar 25.600 ekor yang sudah divaksin. Jadi masih ada kurang lebih separo yang akan kita giatkan lagi setelah hari raya,” kata Tutus.
Untuk diketahui, jumlah total vaksin yang diterima Pemkab Tulungagung terdiri dari 11.750 dosis yang diterima di akhir tahun lalu dan 15.000 dosis yang diterima di awal tahun ini.
“Namun demikian, selain vaksin yang dari pemerintah, kan untuk unit usaha sapi perah melaksanakan sendiri. Mereka sudah melakukan vaksinasi secara mandiri di awal tahun,” pungkasnya.
Repost dari Radar Tulungagung : https://radartulungagung.jawapos.com/tulungagungan/765811654/kasus-pmk-melandai-vaksinasi-pmk-di-tulungagung-masih-diintensifkan