MPR Sebut Kementan Sigap Tangani PMK

Jakarta: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Ahmad Muzani mengapresiasi langkah cepat Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menangani Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia.

 

Menurutnya, langkah-langkah strategis yang dilakukan Kementan mencerminkan komitmen tinggi dalam menjaga kesehatan hewan ternak. Sekaligus, mendukung keberlanjutan sektor peternakan nasional.


“Saya lihat Kementan sudah cukup sigap dalam mengatasi problem PMK ini, misalnya ditemukan PMK di wilayah Jatim dalam hal ini Ditjen Peternakan sudah cukup sigap dan sudah saya lihat sendiri Menteri Pertanian dan Dirjen Peternakan bergerak sigap menangani persoalan itu,” ujar Ahmad dalam keterangan resminya, Selasa, 21 Januari 2025.

 

Di kesempatan yang sama, Dirjen PKH Agung Suganda menjelaskan sejumlah langkah yang telah ditempuh pemerintah, seperti percepatan vaksinasi ternak, pengawasan lalu lintas hewan, dan edukasi biosekuriti kepada peternak. Ia juga menekankan bahwa sejak Desember 2024, berbagai kebijakan telah diterapkan untuk meminimalkan dampak PMK.


“Kami telah meminta kepada seluruh dinas peternakan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk melakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas ternak di pasar, disinfeksi area peternakan, serta edukasi kepada peternak agar tidak memperjualbelikan ternak yang sakit. Jika ditemukan kasus ternak sakit, pasar ternak yang bersangkutan harus ditutup sementara selama 14 hari. Langkah ini diperkuat dengan surat Menteri Pertanian tertanggal 3 Januari 2025 yang ditujukan kepada Gubernur, Bupati, dan Wali Kota,” papar Agung.


Dengan vaksinasi untuk ternak sehat dan pengobatan bagi ternak yang terjangkit, Agung optimistis kasus PMK dapat terus ditekan. Ia juga memastikan bahwa ketersediaan daging sapi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti puasa dan Lebaran, akan tetap terjamin.

 

 

Repost dari MetroiTV : https://www.metrotvnews.com/read/koGCdBMp-mpr-sebut-kementan-sigap-tangani-pmk