Sembilan Ekor Sapi di Pampang Gunungkidul Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, DPKH Gunungkidul Lakukan Ini

Gunungkidul-  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) melaporkan ada sembilan ekor sapi terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Padukuhan Polaman, Kalurahan Pampang, Paliyan, Gunungkidul. Satu diantaranya dilaporkan mati pada, Minggu (22/12) lalu.

 

Kepala DPKH Gunungkidul Winawanti Wulandari mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi usai mengetahui informasi mengenai satu ekor sapi mati.

 

Hewan tersebut merupakan anak sapi yang masih berusia kurang dari tiga bulan.

 

"Indikasinya PMK, karena sebelumnya induknya terjangkit dan dapat kami tangani, anak sapi yang kemungkinan tidak kuat hingga akhirnya mati," ujar Wibawanti kepada awak media, Selasa (24/12).

 

Kemudian, petugas kesehatan hewan telah mengambil sampel swab terhadap dua ekor sapi di kandang yang sama untuk memastikan jenis sakit hewan ternak tersebut.

 

Wibawanti juga melaporkan, PMK yang menyerang hewan-hewan ternak di Padukuhan Polaman telah terdeteksi sejak September 2024 lalu.

 

Pihaknya juga telah melakukan pengobatan terhadap sapi-sapi yang terjangkit PMK. Pasca pengobatan, kata Wibawanti, kondisi sapi-sapi tersebut berangsur membaik.

 

"Awalnya enam ekor yang terjangkit PMK. Akan tetapi, ada tiga ekor sapi lagi dari salah satu kandang warga diduga juga terjangkit PMK, satu diantaranya mati," ucapnya.

 

Petugas kesehayan hewan juga telah membersihkan dan menyemprotkan disinfetkan pada kandang ternak yang terdapat sapi mati itu.

 

Wibawanti menjelaskan, gejala PMK terdapat luka pada mulut anak sapi yang membuatnya sulit untuk mengonsumsi susu induknya.

 

Sementara itu, Dukuh Polaman Herulawan membenarkan, ada sembilan sapi di lingkungannya yang terjangkit PMK. Insiden sapi mati sempat membuat para peternak resah.

 

"Kemarin dari DPKH telah memberikan informasi mengenai vaksin dan penanganan ternak apabila terjangkit penyakit khususnya PMK," ujar Herulawan.

Para peternak, kata Herulawan, akan lebih jeli memperhatikan kesehatan hewan ternak. Warga juga akan segera melaporkan apabila terdapat sapi-sapi yang dalam kondisi sakit atau mati ke petugas kesehatan hewan.

 

Repost dari Radar Jogja : https://radarjogja.jawapos.com/news/655455066/sembilan-ekor-sapi-di-pampang-gunungkidul-terjangkit-penyakit-mulut-dan-kuku-dpkh-gunungkidul-lakukan-ini