Wabah PMK Merebak, GKSI Dorong Vaksinasi Rutin dan Biosekuriti Kandang

 Merebaknya kembali wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) di sejumlah wilayah mendorong pelaku peternakan untuk memperketat langkah pencegahan, terutama melalui vaksinasi rutin dan penerapan biosekuriti kandang guna melindungi populasi ternak dan produksi susu. Ketua Umum Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Dedi Setiadi, menyatakan kekhawatiran atas dampak wabah tersebut terhadap keberlangsungan sektor peternakan. 

 

Menurut dia, jika tidak dikendalikan sejak dini, PMK berpotensi menurun kan populasi ternak secara signifikan dan mengganggu produksi susu nasional. “Kalau sudah terjangkit, akan sulit mengembalikan populasi ternak dan produksi susu seperti semula,” ujarnya, Rabu 22 April 2026. Ia menegaskan, langkah utama yang harus dilakukan adalah memperketat regulasi vaksinasi dan memastikan jadwal penyuntikan dilakukan secara rutin. Dedi mengakui, pelaksanaan vaksinasi tidak mudah karena membutuhkan tenaga petugas dalam jumlah besar. 

 

“Memang berat, tapi kalau dilakukan secara rutin, PMK bisa dikendalikan,” katanya. Selain vaksinasi, penerapan biosekuriti di lingkungan peternakan juga dinilai sangat penting. Kandang ternak, tidak boleh diakses sembarangan oleh pihak luar tanpa pengawasan ketat. Hal tersebut untuk mencegah masuknya virus yang dapat terbawa dari berbagai media. “Virus bisa datang dari pakan, kendaraan, bahkan terbawa angin,” ujarnya.

 

a menambahkan, peternak harus lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan kandang serta kualitas pakan ternak. Kombinasi antara vaksinasi yang konsisten dan penerapan biosekuriti diyakini mampu menekan penyebaran PMK. Dedi juga mengingatkan pentingnya peran petugas lapangan dalam memastikan jadwal vaksinasi berjalan sesuai rencana. Menurut dia, edukasi kepada peternak harus terus dilakukan agar ke sadaran terhadap pencegahan penyakit semakin meningkat.

Repost dari Pikiran Rakyat :https://koran.pikiran-rakyat.com/news/pr-30310158451/wabah-pmk-merebak-gksi-dorong-vaksinasi-rutin-dan-biosekuriti-kandang