Grup Perusahaan Kerry dan KPSBU Lembang Jalin Kemitraan, Populasi Sapi Perah di Peternak Meningkat

Jakarta – Dua perusahaan dalam grup PT Kerry Ingredients Indonesia, resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang untuk memperkuat investasi peternakan sapi perah dan industri persusuan nasional. Penandatanganan berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, pada 12 Maret, disaksikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner.

Pemerintah menilai kerja sama ini sebagai langkah konkret dalam mempercepat swasembada susu di Indonesia. Kesepakatan ini mencakup berbagai aspek strategis, seperti peningkatan populasi sapi perah sebanyak 40 ekor, pendampingan teknis bagi peternak, serta penguatan rantai pasok industri pengolahan susu. Diharapkan, produksi susu segar nasional meningkat signifikan sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor.

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Tri Melasari, menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa investasi di sektor peternakan sapi perah sangat krusial bagi ketahanan pangan nasional.

"Kami mengapresiasi inisiatif perusahaan grup PT Kerry Ingredients Indonesia dan KPSBU Lembang dalam memperkuat industri susu nasional. Ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan peternak lokal serta memastikan keberlanjutan produksi susu segar dalam negeri," ujar Tri Melasari.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa MoU ini merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem industri susu yang lebih berkelanjutan. Ke depan, diharapkan semakin banyak pihak yang tertarik berinvestasi di sektor ini, sehingga Indonesia bisa mencapai swasembada susu dalam beberapa tahun mendatang.

"Pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif investasi dan kemitraan antara pelaku industri dan peternak rakyat agar industri susu nasional semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri secara mandiri," ungkap Tri Melasari.

Ketua KPSBU Lembang, Dedi Setiadi, menyampaikan bahwa kerja sama ini memberikan manfaat besar bagi peternak anggota koperasi, terutama dalam peningkatan jumlah sapi perah, jaminan harga susu, serta alih teknologi dalam manajemen peternakan sapi perah yang lebih modern.

"Melalui MoU ini, peternak mendapatkan tambahan sapi serta dukungan teknis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas susu. Kami berharap kerja sama ini menjadi model kemitraan yang dapat diterapkan di daerah lain guna mempercepat pertumbuhan industri susu nasional," katanya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Kerry Ingredients Indonesia, Mey Brianto, menegaskan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di industri makanan dan minuman, pihaknya berkomitmen untuk mendukung industri susu nasional melalui kolaborasi dengan peternak lokal.

"Kami sangat antusias dan berharap bisa berkontribusi dalam program pemerintah terkait makan bergizi gratis. Dengan kerja sama ini, kami juga berkomitmen mendukung industri susu nasional," pungkasnya.

Pemerintah terus mendorong investasi dan kemitraan seperti ini untuk mempercepat kemandirian industri susu nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat.

Informasi diperoleh dari :https://ditjenpkh.pertanian.go.id/berita/2391-grup-perusahaan-kerry-dan-kpsbu-lembang-jalin-kemitraan-populasi-sapi-perah-di-peternak-meningkat