Kasus PMK Belum Rampung di Jombang, Ratusan Sapi Masih Terjangkit, 97 Diantaranya Mati

Tren kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jombang terus meningkat. Per Senin (10/2), kasus PMK di Jombang mencapai 1.474 ekor.

 

Rinciannya, 97 ekor mati, 138 ekor potong paksa , 968 ekor sembuh dan  271 ekor sapi masih sakit.

’’Tren penambahan kasus di minggu ini menurun, sedangkan pertambahan kasus baru harian rata-rata menurun dan persentase kesembuhan terus meningkat,’’ kata Plt Kepala Dinas Peternakan Jombang, M Saleh, kemarin.

Dia optimistis penanganan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) bakal lebih optimal.

 

Ini setelah Pemkab Jombang dapat alokasi 21.750 dosis vaksin untuk penanganan PMK dari Pemprov Jatim serta Kementan RI.

 

"Vaksin akan kita ambil bersamaan dengan apel siaga vaksinasi PMK dan penyerahan vaksin bersama Pj Gubernur di Surabaya hari ini (kemarin),’’ ungkapnya.

Dari berita acara yang diterima, Pemkab Jombang dapat alokasi 21.750 dosis vaksin untuk penanganan PMK.

 

Rinciannya, vaksin jenis Bioaftogen Oleo 50 mililiter (Ml) dari APBD Pemprov Jatim sebanyak 11.250 dosis.

 

Vaksin jenis Afthovaks E (50) ml dari APBN sebanyak 10.500 dosis.

 

Dengan turunnya vaksin dari Pemprov Jatim dan pusat, Pemkab akan melanjutkan vaksinasi PMK tahap dua yang akan segera dimulai.

’’Secepatnya akan kita mulai, karena tahap satu kemarin kita sudah menyelesaikan vaksinasi sebanyak 7.029 ekor sapi dari target 7.050 ekor,’’ jelasnya.

 

Ia berharap, dengan percepatan vaksinasi yang dilakukan dapat meningkatkan angka kesembuhan sekaligus memutus sebaran kasus PMK di Jombang.

 

’’Harapan kami dapat meningkatkan angka kesembuhan dan laju kasus PMK dapat ditekan,’’ ungkapnya.

 

Repost dari Radar Jombang : https://radarjombang.jawapos.com/berita-daerah/665635140/kasus-pmk-belum-rampung-di-jombang-ratusan-sapi-masih-terjangkit-97-aidntaranya-mati