Kementan Siapkan 400 Ribu Dosis Vaksin Tangkal PMK di Jateng
Brebes - Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan 400 ribu dosis vaksin untuk menangkal penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) pada ternak sapi di Jawa Tengah. Pemberian vaksin dilakukan dalam dua tahap secara serentak.
Daerah yang terjangkit disebut mulai melaksanakan vaksinasi secara serentak sejak awal Januari.
Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Sintong Hutasoit, mengatakan PMK adalah penyakit endemis yang bisa disembuhkan. Agar terhindar dari sebaran penyakit ini, perlu dilakukan vaksinasi kepada sapi yang sehat.
"Saran kita jangan panik, PMK adalah penyakit yang bisa disembuhkan. Ini penyakit endemis yang bisa dicegah dengan vaksin," ucap Sintong saat meninjau peternakan sapi di Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Selasa (14/1/2025).
Pemberian vaksin terhadap sapi rentan PMK, kata Sintong, harus dilakukan secara massal dan tidak bisa secara parsial. Dalam satu wilayah bila ditemukan wabah ini maka semua sapi sehat perlu divaksin secara serentak.
"Penularan harus dicegah dengan cara vaksin massal ternak yang rentan PMK. Bagi petugas di lapangan yang menemukan sapi gejala (PMK), harus diberi pengobatan, baru vaksin setelah sembuh," tandasnya.
Untuk wilayah Jawa Tengah, Sintong menyebut telah menyediakan 400 ribu dosis vaksin PMK. Tahap pertama, dilakukan vaksinasi serentak selama periode Januari, Februari, dan Maret. Berikutnya, vaksin akan diberikan pada periode Juli, Agustus, September, sebanyak 200 ribu dosis.
"Untuk Jateng target tahun 2025 disediakan 400 ribu dan tambahan obat-obatan. Target di tiga bulan pertama, Januari, Februari, Maret 200 ribu dosis. Kedua 200 ribu dosis untuk Juli, Agustus, dan September. Harus serentak, karena kalau tidak, hasilnya kurang maksimal," ungkap Sintong.
Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Brebes, Ismu Subroto mengatakan, tahap awal vaksinasi mendapat 500 dosis. Pemberian vaksin ini menyusul angka PMK yang cenderung terus meningkat sejak awal tahun.
Per hari ini, menjelang pertengahan Januari, jumlah sapi yang terjangkit PMK sudah mencapai 164 ekor. Sementara sebelumnya pada Desember 2024 lalu, jumlahnya 127 ekor.
"Total pada Januari sebanyak 164 ekor tersebar di 10 kecamatan," pungkasnya.
Repost dari Detikjateng: https://www.detik.com/jateng/berita/d-7731574/kementan-siapkan-400-ribu-dosis-vaksin-tangkal-pmk-di-jateng