Kementan-APPSI Galang Edukasi Pencegahan PMK di Lampung Tengah
Edukasi terkait pencegahan dan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Lampung Tengah menggelar kegiatan edukasi terkait pencegahan dan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Senin (30/12).
Acara ini dihadiri lebih dari 100 peternak dari berbagai wilayah, menunjukkan upaya kolaboratif untuk memerangi ancaman PMK di sektor peternakan.
Kepala Balai Veteriner Lampung Suryantana, menyoroti pentingnya langkah biosekuriti, vaksinasi, dan pelaporan dini sebagai strategi utama untuk mencegah penyebaran wabah.
“Kami meminta peternak agar segera melaporkan gejala PMK yang muncul pada ternak mereka, sehingga tindakan cepat dan tepat dapat dilakukan,” tegas Suryantana.
Pejabat Otoritas Veteriner Provinsi Lampung Anwar Bahri menambahkan, partisipasi aktif peternak dalam program vaksinasi massal dan pengawasan mobilitas ternak sangat penting untuk mendukung upaya pemerintah dalam pengendalian PMK.
“Pencegahan PMK bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pelaku subsektor peternakan,” katanya.
Kementan turut mendistribusikan vaksin PMK dan memberikan panduan teknis kepada peternak setempat. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dan asosiasi dalam mendorong edukasi serta memperkuat langkah preventif terhadap ancaman penyakit hewan.
Melalui sinergi ini, Kementan dan APPSI berharap dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah, asosiasi, dan peternak untuk memastikan keberlanjutan subsektor peternakan yang menjadi pilar ekonomi masyarakat Lampung Tengah.
Repost dari Indonesia Discover :https://indonesiadiscover.com/2025/01/10/kementan-appsi-galang-edukasi-pencegahan-pmk-di-lampung-tengah/