Ketua MPR RI Tinjau Lokasi Peternakan Susu Sapi di Pamijahan, Didorong Ikut Terlibat di Program MBG
Pamijahan– Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani tinjau lokasi peternakan susu sapi perah di Pamijahan, Kabupaten Bogor. Dalam kunjungan sekaligus monitoring hasil pengolahan susu sapi itu dilakukan untuk menyokong program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menuturkan, kawasan usaha peternakan sapi ini merupakan kawasan terpadu sapi perah dan sudah ada sejak zaman Presiden Almarhum Soeharto. Kunak sendiri bisa menjadi model bagi peternak sapi perah untuk ikut di program MBG.
Tentunya jika dikembangkan dengan baik di banyak provinsi yang memiliki peternakan sangat optimal dan cukup baik dalam hal penyediaan susu. Seperti di wilayah Lampung, Sumut, Sulsel dan Sulteng. Sehingga untuk produksi susu perah tidak semua dibebankan di wilayah Jabar. Sebab, di wilayah Jabar hampir 98 persen penghasil susu perah. Dengan adanya MBG tentunya kebutuhan susu di Indonesia sangat besar.
“Kalau MBG mewajibkan adanya susu, dari jumlah yang ada tentunya secara ketersediaan susu masih kurang. Kementerian harus mendorong petani sapi perah untuk meningkat susu dan jumlah sapinya,” ujarnya, Minggu (19/1/2025).
Terkait penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi, Ahmad Muzani mengaku, Kementan cukup sigap terkait problem yang dikeluhkan oleh peternak.
“Kelompok peternak terus diupayakan bagimana harga susu lebih baik lagi. Saat ini harga Rp9.000 per liter. Walaupun cukup bagus harganya namun masih kurang,” ucapnya.
Untuk kawasan Kunak Pamijahan, jumlah sapi dan sarana fasilitas pendukung akan diperbaiki dan dimodernisasi. Ke depan bakal menjadi projek percontohan untuk integrasi peternak. Saat ini produksi per ekor 12 liter. Hal tersebut tentunya mengalami peningkatan dari 10 liter per hari.
“Proses hilirisasi dari susu sapi perah terus berlangsung dan akan terus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya,” ujarnya. Sementara itu, Pengelola Kunak, Abdul Safar mengatakan, dalam hal membantu program MBG, pihak pengelola Kunak siap terlibat.
Untuk kualitas susu sapi tentunya sangat baik dan memenuhi syarat. Selama ini produksi susu perah dari Kunak dikirim juga ke Indofood dan Cimory. Selain itu, pemerintah melalui kementerian terkait juga akan memberikan bantuan untuk penanganan kasus PMK, dengan vaksinasi.
Repost dari Pakar Online : https://pakuanraya.com/ketua-mpr-ri-tinjau-lokasi-peternakan-susu-sapi-di-pamijahan-didorong-ikut-terlibat-di-program-mbg/