Menteri Amran Dapat Apresiasi Presiden dan Komisi IV DPR RI atas Capaian Ketahanan Pangan
Jakarta - Gebrakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam menjalankan visi Presiden mendapat pujian dari banyak Anggota Komisi IV DPR RI. Di antara pujian tersebut adalah langkah cepat Amran dalam memangkas regulasi pupuk subsidi serta mempercepat program intensifikasi dan ekstensifikasi.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Nasdem Cindy Monica Salsabila Setiawan mengatakan kerja cepat Amran sangat progresif terutama dalam merealisasikan visi Presiden yaitu swasembada pangan secara cepat dan singkat.
"Kami dari Fraksi Nasdem mengapresiasi kerja cepat Menteri Pertanian dan jajarannya yang progresif dalam mewujudkan cita-cita swasembada pangan sesuai visi Presiden Prabowo Subianto," kata Cindy dalam keterangan, Rabu (4/12/2024).
Baca artikel detikfinance, "Mentan Banjir Pujian dari Komisi IV DPR RI Setelah Diapresiasi Presiden" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7671098/mentan-banjir-pujian-dari-komisi-iv-dpr-ri-setelah-diapresiasi-presiden.
Cindy mengatakan langkah cepat Amran berhasil memenuhi ketersediaan beras nasional, di mana lebih dari 2 juta ton beras tersedia di gudang-gudang Bulog. Baginya, angka sebanyak itu adalah angka tertinggi mengingat Indonesia baru saja melewati el nino parah sepanjang sejarah. Hal itu diungkapkan olehnya saat Rapat Kerja bersama jajaran Kementerian Pertanian di Gedung Parlemen Jakarta, hari ini.
"Ini cadangan beras kita mencapai 2 juta ton, di mana ini adalah angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir," tutur Cindy.
Baca artikel detikfinance, "Mentan Banjir Pujian dari Komisi IV DPR RI Setelah Diapresiasi Presiden" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7671098/mentan-banjir-pujian-dari-komisi-iv-dpr-ri-setelah-diapresiasi-presiden.
Di sisi lain, Cindy mengapresiasi langkah cepat lainnya yaitu kebijakan menarik kembali 40 ribu penyuluh pertanian ke Kementan. Cindy mengatakan langkah tersebut diyakini mampu memberi hasil optimal pada pencapaian pangan di masa depan.
"Upaya pemerintah untuk menarik seluruh kewenangan dan pengelolaan lebih dari 36.000 penyuluh pertanian lapangan atau PPL dari Pemda ke tingkat pusat yang dalam hal ini adalah Kementerian Pertanian adalah langkah tepat. Peran mereka dapat dimaksimalkan dengan diberikan fasilitas kerja yang baik serta keilmuan yang up-to-date," tuturnya.
Selain itu, DPR RI turut mengapresiasi keberanian Amran dalam memangkas regulasi kebijakan pupuk subsidi. Menurut anggota DPR Firman Subagyo dari Fraksi Golkar, keberanian tersebut perlu didukung bersama untuk memudahkan petani dalam berproduksi.
"Oleh karena itu keberanian Bapak Menteri (Amran Sulaiman) untuk memangkas kementerian kementerian lain tidak terlibat pada pupuk subsidi kami dukung bukan 100 persen tapi 1.000 persen," kata Firman.
Menurut Firman, pemangkasan regulasi akan memberi dampak yang sangat besar terutama pada program swasembada yang ditargetkan pemerintah pada empat tahun mendatang.
"Kalau itu sudah dipangkas saya yakin pak itu seperti jalan tol. Oleh karena kebijakan untuk sektor pupuk subsidi ini tidak lagi dibebankan pada orangnya, bukan kepada petaninya karena bukan program sosial. Tetapi ini program untuk meningkatkan produksi pangan," ujarnya.
Baca artikel detikfinance, "Mentan Banjir Pujian dari Komisi IV DPR RI Setelah Diapresiasi Presiden" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7671098/mentan-banjir-pujian-dari-komisi-iv-dpr-ri-setelah-diapresiasi-presiden.
Baca artikel detikfinance, "Mentan Banjir Pujian dari Komisi IV DPR RI Setelah Diapresiasi Presiden" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7671098/mentan-banjir-pujian-dari-komisi-iv-dpr-ri-setelah-diapresiasi-presiden.
Repost dari : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7671098/mentan-banjir-pujian-dari-komisi-iv-dpr-ri-setelah-diapresiasi-presiden