Pekan Nasional XIV KTNA Kontak Tani Nelayan Andalan

Penas merupakan Pestanya petani dan nelayan XIV 2014  yang dilaksanakan di Malang dari tanggal 7-12 Juni 2014. Kegiatan PENAS diantaranya Ekspodan Kontes Peternakan Tingkat Nasional Tahun 2014. Secara umum kegiatan tersebut  adalah untuk meningkatkan motivasi, kegairahan dan kemandirian petani nelayan dan petani hutan maupun masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan. Sedangkan secara khusus yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan kemandirian kontak tani nelayan selaku pelaku utama sistem dan usaha agribisnis dan meningkatkan hubungan kemitraan usaha dan jaringan agribisnis antara peserta dengan para pengusaha di bidang agribisnis serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknologi dan pemasaran.

Tema PENAS XIV Petani Nelayan Tahun 2014 adalah : Memantapkan Kepemimpinan dan Kemandirian Kontak tani-Nelayan dalam rangka Pengembangan Kemitraan dan Jejaring Usaha tani guna Mewujudkan Kesejahteraan Petani-Nelayan”.Adapun tujuan lain pelaksanaan PENAS yaitu menginformasikan teknologi bagi petani dan nelayan untuk meningkatkan hubungan kemitraan kemandirian bagi petani.

Pada Penas XIV 2014,Balai Besar Jogjakarta dan Balai Veteriner Subang turut berpartisipasi membuka  stand pameran sebagai perwakilan dari 8 (delapan) Balai veteriner yang ada di seluruh Indonesia dengan menyajikan informasi kesehatan hewan berupa leaflet, brosur informasi elektronik dan penjelasan-penjelasan mengenai penyakit-penyakit strategis yang dapat membahayakan terhadap manusia(Zoonosis).

Peserta PENAS terbagi atas peserta utama adalah Petani Nelayan dan Petani Hutan, Pemuda Tani Nelayan Wanita Tani Nelayan,  alumni magang Jepang dan Mitra Petani ASEAN, Pengelola P4S Pengurus/anggota Tani Nelayan (KOPTAN) dan Asosiasi Petani Nelayan Hutan, Pengurus Kelompok tani KTNA Nasional menjadi bagian dari kontingen daerah.

Peserta Pendamping adalah aparat yang ditugaskan oleh pemerintah dan pemerintah daerah, serta peserta peninjau yaitu organisasi profesi, penyuluh swasta atau pemerhati yang bergerak dibidang pertanian perikanan dan kelautan serta pelaku agribisnis.

Dengan melihat antusias pengunjung pada stand Balai Veteriner,kegiatan ini dipandang perlu untuk dilaksanakan secara berkesinambungan dalam rangka mensosialisasikan betapa pentingnya kesehatan bagi ternak. Dengan demikian apabila ternak sehat tentu masyarakatpun turut sehat.

Dalam penyerahan penghargaan Ekspo dan pameran peternakan XIV 2014 dihadiri Bapak Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktur Kesmavet dan para Direktur lingkup Ditkeswan, Kepala Balai  lingkup  Ditkeswan, Kepala Badan Penyuluhan dan SDM Pertanian, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Malang. Dalam sambutannya Bapak Dirkeswan berpesan kepada masyarakat tidak hanya sekedar bangga dengan ternak-ternak yang sudah menjadi ternak unggulan tetapi harus dapatmengembangkan pertumbuhan dan aspek bisnisnya melalui pengembanganbibit-bibit unggul lokal dengan cara sertifikasi dan kita sudah mulai dari sapi perah yang unggul yang sudah disertifikasi. Dengan demikian jaminan harga yang sudah disertifikasi akan lebih baik, menyusul yang akan disertifikasi yaitu sapi-sapi lokal, Sapi Potong, Sapi Bali, unggas dan lain sebagainya.  Beliau mengucapkan selamat kepada para pelaku dan pemenang ekspo dari berbagai levelnya, semoga langkah  ini akan menjadikan peternakan Indonesia lebih maju.

Juara lomba promosi dan pengelolaan Sumber Daya Genetik Hewan yakni juara harapan I Propinsi Maluku dengan ternak Kambing  Lakor,  juara harapan II Propinsi Sumatera Selatan dengan rukun ternak Kerbau Pampangan,  Juara ke III Propinsi Sumatera Barat dengan Ayam Kokok Balenggek,  juara ke II diraih oleh tuan rumah Propinsi Jawa Timur dengan rukun ternak Sapi Madura,  Juara I Propinsi Jawa Tengah dengan rukun ternak Sapi Kebumen.

Juara  untuk Promosi Sumber Daya Daging Hewan diraih oleh Propinsi Kalimatan Timur sebagai harapan II,  juara harapan I Propinsi Sulawesi Selatan, Juara ke III Propinsi Jawa Barat, Juara  ke II Propinsi Jawa tengah,  Juara ke I Propinsi Jawa Timur.

Juara Lomba Stand Umum diantaranya Juara harapan I BBIB Singosari, harapan II Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan Selatan,  juara ke III BIB Lembang,  Juarake II BET Cipelang, JuarakeI Dinas Peternakan  PropinsiJawa Timur.

Juara Lomba Fun Agribisnis yakniharapan  I, Fapet UNISMA Malang, Juara III Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan,  Juara II PT. Indovision transport, Juara I BBIB Singosasi.

Dan banyak lagi hadiah yang diberikan oleh panitia diantaranya apresiasi terhadap petani peternak yang berprestasi dan penghargaan untuk masing-masing  stand yang turut berpartisipasi pada acara ini.