Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tengah mempersiapkan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan peternak melalui penguatan sektor peternakan, salah satunya dengan menjaga pasokan dan harga pakan.
Langkah ini diharapkan ikut mendongkrak Nilai Tukar Petani (NTP) yang saat ini diklaim telah mencapai 131 atau tertinggi sepanjang sejarah.
Amran mengatakan, sektor peternakan masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah di tengah meningkatnya NTP pada subsektor pangan, perkebunan, dan hortikultura.
Menurutnya, keuntungan peternak saat ini masih relatif tipis sehingga membutuhkan intervensi pemerintah.
“Karena pangan sudah NTP-nya tinggi. Perkebunan NTP-nya tinggi, Nilai Tukar Petani kesejahteraannya tinggi. Kemudian hortikultura tinggi. Tinggal satu: peternakan,” kata Amran usai Rapat bersama lebih dari 1.000 perwakilan peternak dari seluruh Indonesia di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (27/10).
Pria asal Bone, Sulawesi Selatan ini menilai, peningkatan NTP peternakan berpeluang mendorong NTP secara keseluruhan hingga 140.
Meski demikian, kata dia, target tersebut membutuhkan dukungan kebijakan untuk memperkuat usaha peternakan, termasuk memastikan ketersediaan bahan baku pakan dengan harga terkendali.
“Kalau ini peternakan naik, karena sekarang baru 1,2, sudah untung tapi sangat tipis. Ini naik, itu tidak menutup kemungkinan nanti ke depan 140 NTP-nya,” ujarnya.
Repost Jawa Pos : https://www.jawapos.com/ekonomi/2610270272/mentan-siapkan-jurus-dongkrak-kesejahteraan-peternak

