bagi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wamentan Saleh juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Seluruh pegawai diminta menjaga semangat kebersamaan sebagai satu keluarga besar Kementerian Pertanian, sekaligus memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat.
Ia turut mendorong penataan lingkungan kantor Kementan agar lebih produktif dan terawat. Penataan tanaman akan dilakukan berdasarkan pembagian area, disertai evaluasi dan perlombaan antarsektor untuk mendorong partisipasi serta tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda, lanjut Wamentan Saleh, bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali semangat persatuan dan pengabdian lintas generasi. Nilai-nilai perjuangan pemuda pada 1928 harus tetap relevan dalam menjawab tantangan pembangunan Indonesia saat ini.
Ia menekankan bahwa patriotisme tidak cukup diwujudkan melalui simbol, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata untuk menjaga keberlanjutan bangsa. Semangat pantang menyerah juga perlu diiringi empati agar kekuatan dan kemampuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, seluruh ASN Kementan, terutama generasi muda, diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan produktivitas pertanian, mengawal pelaksanaan program, serta memperkuat kemandirian pangan nasional.
“Marilah kita menatap masa depan dengan optimistis. Dengan kerja bersama, fokus pada peningkatan produksi, dan tanggung jawab terhadap program pembangunan pertanian, kita dapat terus memperkuat ketahanan pangan dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” tutup Wamentan Saleh.
Repost dari Pangannews : https://pangannews.id/berita/1793242569/wamentan-saleh-ajak-asn-kementan-perkuat-produksi-padi-dan-jagung-ketahanan-pangan-jadi-prioritas

